DPRD Kabupaten Kutai Timur mengajak perusahaan untuk berpartisipasi dalam pembangunan asrama mahasiswa di luar daerah. Ketua DPRD Kutim, Jimmi, menyatakan bahwa keterlibatan perusahaan melalui dana tanggung jawab sosial (CSR) dapat membantu memenuhi kebutuhan tempat tinggal bagi mahasiswa asal Kutim yang belajar di sembilan daerah. Saat ini, DPRD dan Pemkab Kutim sedang menyusun skema pembiayaan dan pola kerja sama yang melibatkan perusahaan.
Empat opsi pembiayaan sedang dikaji, termasuk pembiayaan bersama antara pemerintah dan perusahaan serta penggunaan dana CSR. Pemkab Kutim berkomitmen untuk melanjutkan rencana ini dan menyiapkan anggaran setelah rekomendasi pembangunan ditetapkan.
Komentar 0