Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) meningkatkan patroli dan menyiagakan personel serta peralatan pemadam kebakaran untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendekati kawasan inti IKN. Patroli diperketat di lokasi rawan seperti Bukit Tengkorak, yang berjarak 20-30 km dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Karhutla di Bukit Tengkorak telah ditangani dengan pemadaman udara dan dukungan dari berbagai instansi termasuk TNI dan Polri.
Menteri Kehutanan menegaskan pentingnya menjaga kawasan IKN dari ancaman api, sementara Kepala BNPB menekankan efektivitas patroli darat dalam memadamkan api. Hingga saat ini, kepolisian telah menangani 47 laporan karhutla dan menetapkan 19 orang sebagai tersangka, dengan total luas lahan terbakar mencapai 2.263 hektare.
Komentar 0