Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, melaporkan bahwa sekitar 3.600 hektare sawah terancam kekeringan akibat musim kemarau. Dua kecamatan, Curup Utara dan Padang Ulak Tanding, mengalami penurunan ketersediaan air irigasi. Di Curup Utara, lahan sawah mencapai 2.707 hektare, sedangkan di Padang Ulak Tanding lebih dari 900 hektare.
Meskipun belum ada laporan gagal panen, penurunan pasokan air dapat mempengaruhi hasil pertanian. Distankan telah mengusulkan bantuan mesin pompa air untuk mengatasi masalah ini dan mengimbau petani untuk menyesuaikan pola tanam dengan kondisi ketersediaan air.
Komentar 0