Fiji telah menetapkan HIV sebagai krisis nasional setelah mencatat 2.016 kasus baru pada tahun lalu, meningkat dari 1.583 pada tahun 2024. Menteri Kesehatan Ratu Atonio Lalabalavu mengungkapkan bahwa sekitar satu dari setiap 60 orang dewasa di negara tersebut hidup dengan HIV. Sebagai respons, pemerintah akan memperkenalkan program jarum dan alat suntik, serta memperluas pemeriksaan dan pengobatan HIV.
Selain itu, mereka juga akan meningkatkan akses terhadap obat pencegahan dan melatih tenaga kesehatan. Pemerintah telah membentuk komite yang terdiri dari lima menteri untuk menangani berbagai persoalan yang menghambat pelaksanaan program tersebut.
Komentar 0