Manager Tim Nasional Esports Indonesia, Glorya Famiela Ralahalo, mengungkapkan bahwa timnas tidak jadi memberangkatkan atlet Martial Arts ke Asian Games 2026 karena penilaian yang menyatakan meraih medali di nomor pertandingan ini tidak realistis. Proses penilaian dari Kemenpora melibatkan kualifikasi dan kelayakan atlet, dengan fokus pada efisiensi dana. Famiela menjelaskan bahwa kategori Martial Arts di Asian Games 2026 memiliki konsep unik, di mana tiga game dipertandingkan tetapi hanya menawarkan satu medali.
Meskipun PB ESI percaya diri bisa meraih medali, keputusan Kemenpora tetap tidak mendukung keberangkatan tim.
Komentar 0