BMKG melaporkan bahwa aktivitas gempa susulan di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan penurunan signifikan. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, mengungkapkan dalam konferensi pers pada 15 September bahwa lebih dari 90 persen gempa susulan memiliki magnitudo di bawah 4. Sementara itu, gempa dengan magnitudo di atas 5 tidak terdeteksi dalam satu minggu terakhir.
BMKG sebut gempa susulan NTT mayoritas bermagnitudo kecil
Komentar 0