Amnesty International Indonesia mendesak investigasi independen terkait kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Direktur Eksekutif Usman Hamid menekankan pentingnya transparansi dalam mengungkap penyebab tenggelamnya kapal dan kelalaian dari pihak terkait. Amnesty juga menyoroti jeda tiga jam antara laporan cuaca buruk dan permintaan bantuan SAR, serta kesaksian korban selamat mengenai alarm darurat yang tidak terdengar.
KMP Virgo, yang terbalik pada 13 September, membawa 243 orang, dengan 114 orang ditemukan hingga Selasa pagi. Menteri Perhubungan menyatakan kapal tidak kelebihan kapasitas, sementara investigasi masih menunggu hasil resmi untuk menentukan penyebab kecelakaan.
Komentar 0