Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat perlindungan lahan pertanian untuk menjaga ketahanan pangan dengan mempertahankan Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Gubernur Ahmad Luthfi menekankan pentingnya menjaga luas lahan pertanian agar tidak beralih fungsi, mengingat lahan pertanian di Jateng mencapai 1,5 juta hektare dan berkontribusi signifikan terhadap produksi padi nasional. Target produksi padi untuk 2026 ditetapkan sebesar 10,5 juta ton.
Luthfi juga mengusulkan insentif bagi kabupaten/kota yang memenuhi target Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan meminta percepatan sertifikasi LP2B untuk kejelasan status lahan. Selain itu, ia berharap perizinan berbasis risiko dapat didelegasikan kepada pemerintah provinsi untuk mempercepat proses perizinan kawasan industri.
Rapat Dengar Pendapat (RDP) ini dihadiri oleh seluruh gubernur se-Indonesia dan diikuti secara daring oleh bupati-walikota, serta dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri dan Wakil Menteri ATR/BPN. Wakil Menteri ATR/BPN memberikan apresiasi atas pencapaian LP2B di Jateng dan berjanji untuk mendukung kebutuhan lahan industri.
Komentar 0