Kepala BMKG Tanjungpinang, Ahmad Kosasih, mengungkapkan bahwa kabut asap dari Kalimantan masih berpotensi memasuki Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dalam beberapa hari ke depan. Hal ini disebabkan oleh cuaca cerah berawan yang mengurangi peluang hujan, sehingga tidak cukup untuk mengurangi kabut asap. Kebakaran hutan di Kalimantan yang masih berlangsung juga berkontribusi terhadap masalah ini.
BMKG mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker, serta menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat. Sejak 14 September, kabut asap mulai menyelimuti wilayah Kepri, termasuk Tanjungpinang dan Bintan, yang berdampak pada kualitas udara yang memburuk, terutama bagi kelompok sensitif. Pemkot Tanjungpinang juga menerapkan pembelajaran daring untuk siswa dari PAUD hingga SMP pada 15-18 September 2026.
Komentar 0