Masuk

Kolonel AS Ditembak Jatuh Iran, Putus Asa Bertahan Hidup 50 Jam

Seorang kolonel Angkatan Udara AS, yang dikenal dengan kode panggilan "Bravo", selamat setelah pesawat F-15E Strike Eagle yang ditumpanginya ditembak jatuh oleh rudal Iran pada April lalu. Selama 50 jam berjuang di wilayah musuh, Bravo mengalami patah tulang punggung, lengan, dan bahu akibat jatuhnya parasut yang rusak. Dalam wawancara, ia menceritakan momen berdoa putus asa saat terjun bebas.

Bravo dan pilotnya, yang dikenal sebagai "Alpha", menjalankan misi menyerang fasilitas terkait program rudal Iran. Setelah pesawat mereka hancur, Alpha berhasil keluar dengan selamat, sementara Bravo terpaksa melontarkan diri dan jatuh di lokasi yang dikuasai musuh. Meski terluka parah, ia berusaha menjauh dari lokasi pendaratan dan berkomunikasi dengan pasukan AS mengenai keadaannya.

Operasi penyelamatan yang dilakukan oleh pasukan AS berlangsung di tengah risiko tinggi, dengan lebih dari 90 anggota militer terlibat. Setelah berbagai kesulitan, termasuk pesawat penyelamat yang terjebak di pasir, Bravo akhirnya berhasil dievakuasi. Momen tersebut menjadi salah satu pengalaman terbesar dalam hidupnya, meskipun militer AS harus menghancurkan beberapa pesawat untuk menjaga teknologi sensitif agar tidak jatuh ke tangan musuh.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita untukmu

Masuk ke senci

Baca bebas tanpa akun. Masuk untuk menyukai, berkomentar, & personalisasi.
atau pakai email

Pilih minatmu

Biar "Untuk Anda" pas dengan seleramu.
πŸ“„ Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar