Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) memetakan produk unggulan dari 39 desa perbatasan untuk meningkatkan rantai pasok dan akses pasar. Kepala DPMD Kalbar, Hendra Bachtiar, menjelaskan bahwa meskipun potensi pasar besar, dukungan terhadap bahan baku, SDM, dan kapasitas produksi sangat diperlukan. Kerja sama antar-BUMDes dan perusahaan juga akan difasilitasi untuk mengembangkan produk sesuai karakteristik wilayah.
DPMD Kalbar berkomitmen membantu pelaku usaha dalam memenuhi persyaratan pasar, termasuk legalitas dan standar kualitas. Contoh sukses dari BUMDes Entikong menunjukkan potensi desa perbatasan dalam menjangkau pasar luar negeri, seperti Malaysia. Kerja sama dan penerapan teknologi diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Komentar 0