Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat menginformasikan bahwa penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa wilayah kini memasuki tahap pendinginan, seiring dengan menurunnya jumlah titik api. Koordinator Harian Pusdalops BPBD Kalbar, Daniel, menyatakan bahwa saat ini fokus dilakukan untuk memastikan bara api di dalam lahan gambut benar-benar padam agar tidak memicu kebakaran kembali. Meskipun terdapat kabut asap pekat di Kota Pontianak, hal ini tidak selalu menunjukkan peningkatan titik api, melainkan juga dipengaruhi oleh asap kiriman dari wilayah lain di Kalimantan.
Penanganan di lahan gambut memerlukan waktu lebih lama karena api dapat bertahan di lapisan bawah permukaan. Data menunjukkan luas lahan terbakar sejak Januari hingga Juli mencapai lebih dari 38 ribu hektare, dan meskipun hujan telah turun, efektivitasnya dalam menghentikan karhutla masih tergantung pada intensitas dan durasi hujan. BPBD terus memantau dan melakukan pendinginan untuk mencegah kebakaran baru.
Komentar 0