Direktur Bisnis Persela Lamongan, Pradita Aditya, menyatakan bahwa laga kandang klub sepak bola tersebut berkontribusi pada perekonomian UMKM, dengan kehadiran sekitar 10.600 suporter di Stadion Surajaya. Pertandingan perdana Pegadaian Championship 2026/2027 ini diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi, meskipun manajemen belum memiliki data resmi mengenai total transaksi. Diperkirakan, perputaran ekonomi dari penjualan tiket dan aktivitas UMKM mencapai ratusan juta rupiah.
Selain itu, manajemen memberikan ruang bagi pedagang UMKM di luar stadion untuk berjualan tanpa biaya sewa, yang semakin memperkuat dampak ekonomi dari pertandingan. Dengan asumsi belanja minimal Rp10.000 per suporter, potensi transaksi bisa mencapai Rp636 juta, belum termasuk transaksi lainnya. Manajemen berkomitmen untuk mengoptimalkan pendapatan dari pertandingan sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian klub.
Komentar 0