Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat bersama Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) berhasil mengevakuasi tiga orang utan yang terpapar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Penjalaan dan Padu Banjar, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Ketapang. Tindakan penyelamatan ini dilakukan setelah ketiga orang utan, terdiri dari induk dan anak serta seekor jantan dewasa, ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di kebun sawit warga. Induk orang utan dan anaknya, yang diberi nama Mama Penja dan Penja, mengalami dehidrasi berat dan luka bakar akibat kebakaran.
Sementara itu, orang utan jantan bernama Kumbang juga menunjukkan tanda-tanda gangguan kesehatan akibat karhutla. BKSDA Kalimantan Barat mencatat total 18 individu orang utan telah diselamatkan dari dampak kebakaran hutan. Masyarakat diimbau untuk melaporkan keberadaan satwa yang terdampak agar evakuasi dapat dilakukan secepatnya.
Komentar 0