PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi menyiagakan dua kapal minyak untuk meningkatkan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di Sulawesi Selatan. Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menyatakan bahwa saat ini stok BBM di Sulsel mencapai sekitar 16.000 KL, dengan konsumsi Pertalite sekitar 2.000 KL per hari. Untuk menjaga ketersediaan, pengiriman BBM dari Kilang Minyak di Tuban dan Balikpapan akan dilakukan secara kontinu.
Meskipun ada antrean panjang di SPBU, Wahyudi menegaskan bahwa stok BBM masih aman dan masyarakat tidak perlu khawatir. Ia juga mengingatkan agar masyarakat menggunakan BBM secara bijak dan tidak membeli berlebihan. Sementara itu, pengemudi bajaj mengeluhkan pembatasan pembelian BBM subsidi yang dinilai tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
Komentar 0