Presiden AS Donald Trump menyatakan akan mempertimbangkan permintaan keluarga korban serangan 11 September 2001 untuk membuka lebih banyak dokumen penyelidikan. Dokumen tersebut berpotensi mengungkap dugaan keterkaitan pelaku serangan dengan Arab Saudi, di mana 15 dari 19 pembajak berasal dari negara tersebut. Keluarga korban telah lama menuduh adanya pengaruh pemimpin ekstremis Saudi dalam membantu para pembajak. Dalam kunjungannya ke Irlandia, Trump mengonfirmasi akan melihat permintaan tersebut setelah kembali ke AS. Para kerabat korban, termasuk Terry Strada, menyerukan agar pemerintah AS berpihak kepada mereka dan mendeklasifikasi dokumen terkait. Dukungan untuk permintaan ini juga datang dari anggota parlemen New York, yang berharap transparansi dari pemerintahan Trump.
Trump Pertimbangkan Buka Dokumen Baru soal 9/11, Ada Singgung Saudi
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0