Presiden Filipina Ferdinand R. Marcos Jr. menegaskan pentingnya persatuan ASEAN dan kepatuhan terhadap hukum internasional dalam KTT BRICS ke-18 di New Delhi.
Dalam pidatonya, Marcos menyampaikan komitmen ASEAN untuk menciptakan kawasan yang terbuka dan inklusif di tengah tantangan geopolitik. Ia juga memaparkan prioritas keketuaan Filipina, termasuk pilar perdamaian, keamanan, dan pemberdayaan masyarakat. Filipina mendorong penguatan kerja sama ekonomi, ketahanan pangan, dan investasi hijau.
Marcos menekankan bahwa kekuatan ASEAN terletak pada konsensus dan keterlibatan konstruktif.
Komentar 0