Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa kenaikan harga cabai rawit menjadi penyebab utama meningkatnya Indeks Perkembangan Harga (IPH) pangan pada minggu kedua September 2026, dengan 260 kabupaten/kota mengalami kenaikan. Deputi BPS, Ateng Hartono, menyebutkan bahwa IPH cabai rawit meningkat 27,54 persen, dan harga di beberapa daerah seperti Halmahera Utara dan Bolaang Mongondow Utara jauh di atas Harga Acuan Penjualan (HAP). Di Sulawesi Utara, IPH tercatat meningkat 12,53 persen, dengan beberapa daerah mengalami kenaikan signifikan. Selain cabai rawit, cabai merah juga berkontribusi terhadap kenaikan harga pangan, dengan IPH-nya meningkat 12,77 persen di 233 kabupaten/kota.
Cabai rawit pemicu utama kenaikan IPH di 260 daerah
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0