Pemerintah Kabupaten Bogor menggunakan drone thermal Mata Garuda untuk mendeteksi bara api tersembunyi di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga. Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan drone diterbangkan setiap satu jam untuk memetakan suhu di area kebakaran. Titik berwarna merah menjadi prioritas penanganan, sementara yang hijau menunjukkan suhu telah menurun.
Penggunaan drone ini penting karena lokasi kebakaran memiliki tumpukan sampah hingga 20 meter yang dapat menyimpan bara api. Penanganan kebakaran telah memasuki hari kedelapan dengan luas area terdampak mencapai 8,4 hektare. Tim gabungan berupaya memadamkan seluruh titik kebakaran sebelum 17 September 2026.
Komentar 0