Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya mengatasi antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) yang telah berdampak pada ekonomi dan aktivitas masyarakat. Ia menyatakan bahwa masalah ini memerlukan keterlibatan semua pihak, karena pengaruhnya meluas, tidak hanya bagi konsumen tetapi juga terhadap mobilitas dan kegiatan ekonomi. Berbagai kebijakan strategis telah disiapkan, termasuk sistem ganjil-genap, layanan SPBU 24 jam, penambahan kuota BBM, dan pengaturan jalur khusus untuk kendaraan besar.
Meskipun ada indikasi perbaikan, Munafri mengingatkan agar semua pihak tetap waspada dan berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan kebijakan berjalan efektif. Salah satu pelaku UMKM mengungkapkan bahwa kelangkaan BBM sangat mempengaruhi aktivitasnya, menambah beban biaya operasional.
Komentar 0