Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada anak bahwa makan bukan sekadar untuk kenyang, melainkan untuk memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang. Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan untuk tidak menggunakan susu kental manis dalam menu MBG, sebagai langkah untuk memperkuat literasi gizi masyarakat. Kebijakan ini bertujuan agar masyarakat memahami perbedaan antara makanan yang memberikan energi dan yang memenuhi kebutuhan gizi. Edukasi tentang pangan sehat menjadi penting, mengingat banyaknya pilihan pangan yang tersedia. Dokter Spesialis Gizi Klinik mengingatkan bahwa susu kental manis mengandung gula yang lebih tinggi dibandingkan zat gizi yang diperlukan anak. Oleh karena itu, pola konsumsi yang seimbang dan beragam sangat penting untuk mendukung pertumbuhan anak. MBG diharapkan menjadi sarana pendidikan gizi, dengan peran orang tua dalam memperkenalkan keberagaman pangan kepada anak.
Literasi gizi di balik sepiring menu MBG
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0