Pham Nhat Quan Anh, putra sulung taipan Vietnam Pham Nhat Vuong, resmi menjabat sebagai CEO VinFast, menambah posisi chairman yang telah dipegangnya sejak Mei 2026. Vingroup mengumumkan perubahan ini bersamaan dengan pergantian direksi di GSM, perusahaan taksi listrik milik grup. Meskipun VinFast mencatat kerugian bersih US$3,9 miliar pada 2025, perusahaan tetap menjadi produsen mobil terlaris di Vietnam dengan pengiriman EV mencapai 196.919 unit.
VinFast berencana untuk fokus pada pasar Asia, termasuk India dan Indonesia, serta menjual dua pabrik utama dan mengalihkan utang sekitar US$7 miliar ke investor afiliasi. Perombakan ini merupakan bagian dari pengembangan talenta internal dan peralihan kepemimpinan ke generasi lebih muda, meskipun Vuong tetap terlibat aktif di bisnisnya.
Komentar 0