Kementerian Transmigrasi memanfaatkan teknologi citra satelit untuk mendukung pengembangan industri tebu di Kawasan Transmigrasi Melolo, Sumba Timur, NTT. Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah, menjelaskan bahwa teknologi ini digunakan untuk pemetaan lahan dan identifikasi tanaman yang sesuai, guna meningkatkan produktivitas pertanian modern. Proyek ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja, dengan industri gula di Melolo menyerap sekitar 3.500 tenaga kerja tetap, dan dapat mencapai 6.000 orang pada musim panen.
Selain itu, tebu di kawasan ini memiliki kadar gula hingga 21 persen, jauh di atas rata-rata nasional. Pendekatan transmigrasi kini berfokus pada pengembangan kawasan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, melibatkan perguruan tinggi dalam riset dan pengembangan potensi lokal.
Komentar 0