Dinas Kesehatan Sumatera Selatan mengantisipasi lonjakan kasus demam berdarah dengue (DBD) yang diperkirakan terjadi pada musim hujan Oktober 2026 hingga Januari 2027. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sumsel, Ira Primadesa, menyatakan bahwa langkah-langkah seperti pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan larvasidasi akan digencarkan mulai Agustus-September 2026. Peningkatan populasi nyamuk berpotensi meningkatkan risiko penyakit lain, seperti chikungunya dan malaria.
Hingga 9 September 2026, tercatat 2.841 kasus DBD dengan 19 kematian, angka yang masih di atas target Case Fatality Rate (CFR) kurang dari 0,4 persen. Palembang menjadi daerah dengan kasus tertinggi, diikuti Muara Enim dan Ogan Ilir. Dinkes Sumsel juga akan meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat dan meminta agar mereka melakukan PSN secara rutin.
Komentar 0