Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, mengungkapkan bahwa kerja sama berbagai pihak berhasil mengurangi antrean panjang kendaraan di SPBU Makassar. Dalam tiga hari terakhir, antrean meningkat lebih dari 50%, mengganggu lalu lintas. Berbagai pihak, termasuk PT Pertamina Patra Niaga dan pemerintah daerah, terlibat dalam upaya ini.
Aturan ganjil-genap untuk pembelian BBM dan pengaturan antrean bagi kendaraan besar di malam hari diterapkan untuk mengatasi masalah. Wahyudi menegaskan bahwa stok BBM aman dan meminta masyarakat tidak khawatir akan kelangkaan. Gubernur Sulawesi Selatan juga menegaskan bahwa pemerintah memastikan ketersediaan BBM terkendali.
Komentar 0