Pada Senin pagi, Jakarta mencatat kualitas udara terburuk kedua di dunia dengan indeks kualitas udara (AQI) mencapai 170, yang masuk dalam kategori tidak sehat. Polusi PM2.5 di Jakarta mencapai 82 mikrogram per meter kubik, yang dapat merugikan kesehatan manusia dan hewan sensitif. Masyarakat disarankan untuk menghindari aktivitas luar ruangan dan menggunakan masker jika terpaksa keluar. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama BMKG sedang mempersiapkan sistem peringatan dini untuk memprediksi polusi udara dengan lebih akurat, yang diharapkan dapat membantu masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia, dalam mengambil langkah preventif.
Hari Senin, kualitas udara Jakarta terburuk kedua di dunia
Komentar 0