Pemerintah Kabupaten Sampang, Jawa Timur, meluncurkan program kelas ibu balita untuk menekan kasus stunting. Program ini ditujukan bagi orang tua dengan anak usia 2 hingga 5 tahun, fokus pada edukasi gizi seimbang dan makanan bergizi. Plt Kepala Dinas Kesehatan Sampang, Dwi Herlinda Lusi Harini, menjelaskan bahwa stunting bukan hanya masalah kemiskinan, tetapi juga kurangnya pengetahuan orang tua tentang gizi. Prevalensi stunting di Sampang meningkat dari 11,2% pada 2023 menjadi 18,3% pada 2024, dan diproyeksikan 18,5% pada 2025. Melalui program ini, Pemkab Sampang berharap prevalensi stunting dapat turun menjadi 14% pada 2027. Selain program kelas ibu balita, kader posyandu juga dilibatkan untuk memberikan pendidikan gizi langsung ke rumah-rumah.
Pemkab Sampang tekan stunting melalui program kelas ibu balita
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0