Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DPC Kabupaten Pandeglang melakukan penyisiran untuk mencari delapan warga yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, khususnya di sekitar Gunung Anak Krakatau. Penyisiran dilakukan menggunakan dua kapal cepat dengan dukungan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), mencakup Pulau Panjang, Pulau Sertung, dan Pulau Rakata Besar. Cuaca yang cerah memudahkan proses pencarian, meskipun hasilnya hingga kini masih nihil.
Operasi pencarian melibatkan 15 kapal dan satu helikopter, terbagi dalam enam sektor pencarian yang luasnya mencapai 6.010 nautical mile persegi. Sebanyak 551 personel dikerahkan untuk mendukung upaya pencarian ini. Delapan orang yang hilang termasuk lima jurnalis dan tiga anggota kapal yang berangkat dari Dermaga Pegedongan, Carita, menuju Gunung Anak Krakatau pada 7 September.





Komentar 0