Menteri Luar Negeri Irak, Fuad Hussein, dan Menlu Iran, Abbas Araghchi, melakukan pembicaraan mengenai penyelidikan serangan drone yang menghantam jalur pipa minyak Timur-Barat Arab Saudi. Mereka sepakat membentuk komite gabungan untuk menyelidiki insiden tersebut dan membahas langkah-langkah keamanan di perbatasan. Irak telah menyita platform peluncur roket yang digunakan dalam serangan dan mengizinkan partisipasi Iran dalam penyelidikan. Sementara itu, Arab Saudi mengonfirmasi serangan tersebut berasal dari Irak dan menyatakan tidak akan membalas pada tahap ini, memberi waktu bagi Irak untuk mencegah serangan lebih lanjut. Pipa minyak Timur-Barat berfungsi mengangkut minyak mentah dari timur Arab Saudi ke Pelabuhan Yanbu, menghindari Selat Hormuz yang rawan konflik.
Irak-Iran akan selidiki serangan ke jalur pipa minyak Arab Saudi
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0