Harga perak dunia mengalami penurunan signifikan sepanjang pekan ini, dengan penutupan terakhir di US$64,46 per troy ons, turun 2,62% dari pekan sebelumnya. Setelah pembukaan yang tipis, harga perak sempat rebound pada Rabu namun kembali jatuh pada Kamis akibat data inflasi produsen AS yang meningkat. Kenaikan imbal hasil obligasi dan dolar AS menekan logam mulia, sementara ketegangan geopolitik dan harga energi yang melonjak menambah risiko inflasi. Meskipun ada dukungan dari pasar fisik, tren jangka pendek perak masih lemah, dengan harga bertahan di bawah rata-rata jangka pendek. Pasar perak global diperkirakan akan mengalami defisit pasokan, namun tekanan jual tetap mendominasi saat ini.
Harga Perak Makin Loyo, Sepekan Anjlok Gara-Gara Ini
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0