Setelah kematian aktivis konservatif Charlie Kirk, sejumlah orang, termasuk Gerald Bourguet, dipecat karena mengungkapkan kritik di media sosial. Bourguet, yang sebelumnya bekerja sebagai penulis olahraga, menyebut Kirk sebagai 'orang jahat' dan mengkritik para pendukungnya. Meskipun kehilangan pekerjaan dan harus pindah, Bourguet mengaku tidak menyesali pernyataannya. Fenomena ini mencerminkan dampak besar dari komentar di media sosial, di mana lebih dari 600 orang dipecat atau didisiplinkan akibat kritik terhadap Kirk. Beberapa pihak, termasuk pejabat pemerintah, menyerukan tindakan terhadap mereka yang mengkritik Kirk, menambah ketegangan di tengah budaya 'cancel'.
Pekerja Dipecat Usai Kritisi Charlie Kirk, Beberapa Tak Menyesal
✨ Ringkasan oleh senci AI · diterjemahkan & diringkas dari sumber berbahasa Inggris
Komentar 0