Serangan berulang oleh pemberontak Houthi di Yaman terhadap Arab Saudi, termasuk serangan yang melukai sekitar 70 orang, memicu pertanyaan tentang kemungkinan aktivasi Pakta Mekkah antara Arab Saudi, Turkiye, dan Pakistan. Meskipun ada kesepakatan pertahanan bersama yang ditandatangani pada tahun 2025 dan diperluas pada tahun ini, mekanisme dan aturan untuk intervensi militer langsung belum sepenuhnya dikembangkan. Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, menyatakan bahwa agresi tanpa provokasi terhadap Saudi dapat mengaktifkan perjanjian tersebut, namun rincian tentang bentuk intervensi masih belum jelas. Sementara itu, upaya diplomatik untuk menahan Houthi terus dilakukan, dengan Pakistan dan Turkiye meningkatkan dukungan pertahanan tanpa terlibat langsung dalam konflik di Yaman.
Serangan Houthi dan Potensi Aktivasi Pakta Mekkah
✨ Ringkasan oleh senci AI · diterjemahkan & diringkas dari sumber berbahasa Inggris
Komentar 0