Kepala BNPB Suharyanto mengungkapkan bahwa pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi prioritas, yaitu Sumatra Selatan, Jambi, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, dilakukan melalui kombinasi operasi modifikasi cuaca (OMC), operasi darat, dan water bombing. Menurut Suharyanto, OMC menjadi yang paling efektif karena dapat memadamkan area luas, diikuti oleh operasi darat yang penting untuk lahan gambut, dan water bombing di urutan ketiga. Ia juga menjelaskan tantangan yang dihadapi, termasuk penanganan lahan gambut yang memerlukan pembasahan mendalam. Data BNPB per 8 September 2026 mencatat luas lahan terbakar di enam provinsi tersebut mencapai 76.922,3 hektare, dengan upaya pemadaman yang masih berlangsung di beberapa lokasi.
BNPB Ungkap OMC dan Operasi Darat Paling Efektif Padamkan Karhutla
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0