Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, memperketat seleksi dan pengawasan sopir kendaraan dinas setelah penangkapan WS, seorang sopir yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika. Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menjelaskan bahwa meski WS merupakan tenaga alih daya, pemerintah tetap memiliki kewenangan untuk menetapkan kualifikasi ketat bagi calon pengemudi. Penangkapan WS terjadi di luar jam kerja resmi, dan pihak kepolisian menyita barang bukti berupa pil ekstasi dan sabu-sabu. WS kini ditetapkan sebagai tersangka dan penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk membongkar jaringan narkotika yang diduga berasal dari Malaysia.
Pemkot Balikpapan perketat seleksi sopir dinas usai penangkapan WS
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0