Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya ketahanan dan kemandirian negara agar tidak didikte oleh kekuatan tertentu dalam sesi terbatas KTT BRICS di New Delhi. Ia menyatakan bahwa kekuatan suatu negara harus dibangun dari dalam, dengan memenuhi kebutuhan dasar rakyat seperti pangan, energi, dan pendidikan. Kerja sama antarnegara, termasuk di BRICS, dianggap penting untuk memperkuat posisi dan ketahanan masing-masing negara. Prabowo juga menyoroti sektor energi sebagai salah satu yang strategis untuk konektivitas dan ketahanan energi di wilayah. Keikutsertaan Indonesia dalam BRICS diakui sebagai kehormatan, mengingat Indonesia merupakan anggota baru dalam kelompok yang merepresentasikan sebagian besar populasi dunia.
Prabowo di BRICS: Kita tidak suka didikte kekuatan tertentu
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0