Arab Saudi menutup jalur pipa minyak penting setelah serangan drone yang diluncurkan dari Irak, seiring konflik di Timur Tengah meluas. Pipa sepanjang 1.200 km ini sebelumnya membantu Saudi menghindari Selat Hormuz. Irak mengakui serangan tersebut berasal dari provinsi yang berbatasan dengan Iran dan telah memecat komandan militernya. Serangan ini terjadi di tengah kemajuan signifikan pemberontak Houthi di Yaman, yang baru-baru ini menguasai sebagian besar pantai Laut Merah. Kenaikan harga minyak global pun terjadi, dengan harga crude oil melampaui $100 per barel. Arab Saudi memilih untuk tidak membalas serangan tersebut dan mendukung upaya pemerintah Irak untuk mencegah serangan lanjutan.
Arab Saudi Tutup Jalur Pipa Minyak Setelah Serangan Drone dari Irak
✨ Ringkasan oleh senci AI · diterjemahkan & diringkas dari sumber berbahasa Inggris
Komentar 0