Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) berkolaborasi dengan operator seluler untuk melacak sinyal perangkat telekomunikasi milik lima jurnalis dan tiga warga yang hilang di Selat Sunda. Wakil Menteri Kemkomdigi, Nezar Patria, mengungkapkan bahwa pihaknya memantau Base Transceiver Station (BTS) di sekitar area tersebut, termasuk di Banten dan Lampung. Informasi dari operator seluler mengenai aktivitas telekomunikasi diteruskan kepada tim SAR untuk membantu menemukan lokasi terakhir delapan warga tersebut. Pelacakan menunjukkan kontak terakhir terdeteksi pada 7 September 2026 di Pulau Sebesi, dekat Gunung Anak Krakatau. Tim SAR, yang didukung TNI Angkatan Laut dan Polairud, telah mengerahkan 14 kapal dan satu helikopter untuk memperluas area pencarian. Nezar juga mengimbau masyarakat untuk memverifikasi informasi yang beredar di media sosial dan mengandalkan informasi resmi dari tim pencarian.
Kemkomdigi lacak sinyal perangkat jurnalis yang hilang di Selat Sunda
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0