Di Gaza, warga terpaksa menyewa generator untuk mendapatkan air bersih setelah serangan Israel menghancurkan infrastruktur. Hajj Rabhi al-Fairi, 79 tahun, dan tetangganya harus menunggu giliran untuk menggunakan generator yang disewa, karena pompa air mereka tidak bisa berfungsi tanpa listrik. Biaya sewa generator meningkat menjadi 100-120 shekel per jam, sementara banyak warga tidak mampu membayar. Situasi ini diperparah dengan kurangnya pasokan air dan listrik, membuat mereka mengandalkan layanan laundry untuk mencuci pakaian. Sebuah laporan PBB menyebutkan 91% rumah tangga mengalami kekurangan air, dan 60% unit perumahan di Gaza hancur atau tidak dapat dihuni. Warga kini harus membayar untuk setiap tugas rumah tangga yang dulunya bisa dilakukan di rumah.
Krisis Air dan Listrik di Gaza: Warga Terpaksa Sewa Generator
✨ Ringkasan oleh senci AI · diterjemahkan & diringkas dari sumber berbahasa Inggris
Komentar 0