Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa Timur Tengah tidak memerlukan Amerika Serikat (AS) sebagai 'polisi kawasan'. Pernyataan ini disampaikan di KTT BRICS di India, di tengah konflik berkepanjangan antara Iran dan AS terkait kendali Selat Hormuz. Pezeshkian menegaskan bahwa keamanan kawasan harus dijamin oleh negara-negara di dalamnya. Sejak perang dimulai pada 28 Februari, Iran telah melancarkan serangan balasan dan memblokade Selat Hormuz, yang sebelumnya dilalui seperlima pasokan minyak dunia. Blokade ini menyebabkan harga minyak melonjak di atas US$ 100 per barel. Meskipun dalam kondisi perang, Pezeshkian menekankan bahwa perdamaian tetap menjadi prioritas Iran.
Presiden Iran Bilang Timur Tengah Tak Butuh AS Jadi 'Polisi Kawasan'
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0