Zalmay Khalilzad, mantan diplomat AS, mengungkapkan kesalahan besar yang dilakukan negaranya setelah tragedi 9/11, termasuk invasi ke Afghanistan dan Irak. Ia menyoroti bahwa keputusan gegabah diambil akibat kemarahan publik, yang mendorong pemerintah untuk bertindak tanpa pertimbangan matang. Khalilzad menyayangkan penolakan AS untuk bernegosiasi dengan Taliban di awal perang, yang dapat mengubah dinamika konflik. Ia juga mengkritik perang Irak yang didasarkan pada intelijen yang salah tentang senjata pemusnah massal. Meskipun penarikan pasukan dari Afghanistan menuai kritik, ia mendukung keputusan tersebut, berargumen bahwa ancaman teroris telah berkurang dan prioritas AS telah berubah.
Eks Diplomat Ungkap Kesalahan Fatal Amerika usai Tragedi 9/11
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0