Setelah Piala Dunia 2026, FIFA di bawah kepemimpinan Gianni Infantino menunjukkan tanda-tanda semakin otoriter, dengan rencana untuk memprivatisasi turnamen dan mengalirkan dana dari investasi swasta. Meskipun banyak federasi sepak bola yang menentang langkah ini, sistem patronase FIFA yang kuat membuat banyak pihak tetap mendukung Infantino. Para kandidat pengganti Infantino memiliki catatan yang dipenuhi kontroversi, dan perubahan yang signifikan di FIFA hanya mungkin terjadi jika ada tekanan dari luar organisasi, bukan dari dalam.
Perubahan dari Luar Diperlukan untuk Menghentikan Otoritarianisme FIFA di Bawah Infantino
✨ Ringkasan oleh senci AI · diterjemahkan & diringkas dari sumber berbahasa Inggris
Komentar 0