Bab Al Mandab, selat antara Yaman dan Djibouti, menjadi jalur penting bagi perdagangan minyak dunia, terutama setelah gangguan di Selat Hormuz. Selat ini menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden dan Samudra Hindia, dan berfungsi sebagai rute alternatif pengiriman minyak dari Timur Tengah ke Asia. Namun, meningkatnya ancaman dari kelompok Houthi terhadap kapal yang melintas telah menyebabkan penurunan signifikan dalam arus pengiriman minyak melalui jalur ini. Sebelum konflik, sekitar 3 juta barel minyak per hari melewati Bab Al Mandab, tetapi angka ini kini turun drastis menjadi sekitar 400 ribu barel per hari. Gangguan ini berpotensi meningkatkan biaya pengiriman dan harga minyak global. Analis memperingatkan bahwa tanpa penyelesaian cepat, situasi ini dapat terus mempengaruhi pasar energi secara negatif.
Mengenal Bab Al Mandab, Jalur Minyak Dunia Selain Selat Hormuz
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0