Ukraina diperkirakan akan menghadapi musim dingin terberat sejak invasi Rusia pada 2022, menurut pejabat tinggi PBB, Alexander De Croo. Ia memperingatkan risiko "bencana kemanusiaan" jika serangan Rusia terus memutus akses terhadap listrik dan air. Dalam beberapa bulan terakhir, serangan udara dari Rusia meningkat, dengan fokus pada infrastruktur energi Ukraina. De Croo menekankan bahwa tidak ada pembenaran untuk serangan sistematis ini, yang dapat mengakibatkan kesulitan akses energi dan air, terutama saat suhu bisa turun hingga -20 derajat Celsius. PBB sedang berupaya memperbaiki sistem energi Ukraina yang rusak, meskipun pekerjaan tersebut dilakukan di bawah ancaman serangan udara yang konstan.
Ukraina Hadapi Musim Dingin Terberat Sejak Invasi Rusia
✨ Ringkasan oleh senci AI · diterjemahkan & diringkas dari sumber berbahasa Inggris
Komentar 0