Gempa bumi yang mengguncang Kepulauan Seribu pada Sabtu (12/9) terasa luas namun tidak berpotensi merusak. Menurut Daryono, anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia, gempa ini adalah jenis hiposenter dalam dengan kedalaman 376 km, yang membuat energi gempa melemah sebelum mencapai permukaan. Meskipun getaran dirasakan di wilayah jauh seperti Bogor dan bahkan sampai Sumatera Barat hingga Jawa Timur, dampaknya terhadap bangunan relatif terbatas. BMKG awalnya mencatat gempa berkekuatan magnitudo 5,9, namun kemudian diperbarui menjadi 6,5. Gempa ini tidak berpotensi tsunami dan cenderung jarang menghasilkan gempa susulan.
Pakar soal Gempa Kepulauan Seribu: Guncangan Luas Tapi Tidak Merusak
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0