Harga emas dunia mengalami kenaikan 0,73% pada Jumat (11/9/2026), ditutup di posisi US$4.347,31 per troy ons. Meskipun ada peningkatan ini, harga emas masih mencatatkan pelemahan selama tiga pekan berturut-turut, dengan penurunan mingguan sebesar 1,82%. Tekanan terhadap harga emas disebabkan oleh ekspektasi kenaikan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed) setelah data inflasi konsumen AS menunjukkan tekanan harga yang tinggi. Pelaku pasar kini memperkirakan peluang 87% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada rapat mendatang. Kenaikan suku bunga biasanya berdampak negatif bagi emas, namun permintaan fisik di China tetap kuat, sementara di India menunjukkan lesu. Pergerakan harga emas selanjutnya akan sangat bergantung pada keputusan The Fed dan pernyataan Ketua The Fed mengenai kebijakan moneter.
Harga Emas Bangkit 0,73%, Tapi Masih Dibayangi Keputusan The Fed
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0