Zalmay Khalilzad, mantan diplomat senior AS, mengungkapkan kesalahan dalam penanganan perang di Afghanistan dan Irak setelah serangan 9/11. Dalam wawancara dengan Al Jazeera, ia menyoroti keputusan untuk tidak bernegosiasi dengan Taliban yang mungkin bisa mengubah arah konflik. Khalilzad mencatat bahwa kemarahan pasca serangan 9/11 mempengaruhi keputusan AS, termasuk invasi Irak yang didasarkan pada intelijen yang keliru mengenai senjata pemusnah massal. Meskipun penarikan pasukan AS dari Afghanistan pada 2021 menuai kritik, Khalilzad mendukung keputusan tersebut, berargumen bahwa situasi di Afghanistan telah berubah dan prioritas AS juga telah bergeser.
Dubes AS Sebut Kesalahan Pasca Serangan 9/11
✨ Ringkasan oleh senci AI · diterjemahkan & diringkas dari sumber berbahasa Inggris
Komentar 0