Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira, menekankan pentingnya Indonesia memanfaatkan KTT BRICS 2026 untuk menarik investasi dalam pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT). Ia menyarankan agar Indonesia mendorong New Development Bank (NDB) untuk berinvestasi di proyek EBT, seperti pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt, dengan potensi kerja sama sekitar 17 GW. Bhima juga mengusulkan kolaborasi dengan China dalam industri komponen panel surya dan baterai, serta investasi di industri hilirisasi nikel untuk mendukung penyimpanan energi. Kerja sama di sektor energi diharapkan dapat menjadi agenda yang menguntungkan bagi negara-negara BRICS yang memiliki kepentingan serupa.
Ekonom: RI perlu dorong BRICS investasi di proyek energi terbarukan
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0