Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan lembaga Celios mengadakan diskusi mengenai polemik desil dan ketepatan sasaran bantuan sosial (bansos) di Jakarta. Diskusi ini membahas metode penentuan desil, keterbatasan, dan upaya perbaikan dalam program perlindungan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH). Tenaga Ahli Kemensos, Andy Kurniawan, menjelaskan pentingnya desil untuk menentukan prioritas penerima bansos saat jumlah penerima melebihi kapasitas. Ia menekankan bahwa ketidaktepatan sasaran sering terjadi akibat basis data yang tidak lengkap. BPS menjelaskan bahwa desil adalah pemeringkatan relatif kondisi sosial ekonomi yang terus diperbaiki menggunakan metode statistik dan machine learning. Founder Celios, Media Askar Wahyudi, menyoroti pentingnya menghindari exclusion error agar masyarakat yang membutuhkan tetap mendapatkan akses bantuan.
Kemensos, BPS dan Celios sinergi bahas polemik desil
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0