PT Garam (Persero) meningkatkan produksi garam nasional dengan program ekstensifikasi, memanfaatkan lahan tidak efektif untuk mendukung swasembada garam. Direktur Utama Abraham Mose menyatakan bahwa langkah ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2025, yang menargetkan penghentian impor dan pemberdayaan petambak. Selain ekstensifikasi, PT Garam juga memperbaiki infrastruktur produksi garam dan membangun industrialisasi di beberapa provinsi. Target produksi untuk musim garam 2026 di Pulau Madura diperkirakan naik menjadi 400 ribu ton, dari sebelumnya 350 ribu ton, dengan optimisme yang tinggi berkat cuaca yang mendukung dan upaya sistemik yang dilakukan.
PT Garam meningkatkan produksi dengan ekstensifikasi
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0