Pertamina Patra Niaga meluncurkan Program MAPAN (Masyarakat Pengelola Pertanian Berkelanjutan) di Kalijaran, Cilacap, yang mengintegrasikan energi baru terbarukan (EBT) dengan pertanian berkelanjutan. Program ini bertujuan untuk mengatasi tantangan irigasi dan perubahan iklim serta meningkatkan produktivitas pertanian. Salah satu inovasi utama adalah sistem irigasi berbasis energi hybrid yang menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). Dengan kapasitas total 15.250 Wp, program ini mampu memproduksi 150.000 liter air per hari dan mengurangi emisi CO₂ sebesar 2.860 kg per tahun. MAPAN juga memberdayakan 233 orang dari berbagai latar belakang, mendorong diversifikasi produk pertanian, dan melibatkan berbagai stakeholder untuk keberlanjutan program. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Pertamina untuk mendukung ketahanan pangan dan ekonomi hijau.
Cahaya Matahari & Angin Jadi Sumber Energi di Lahan Pertanian
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0